.:[Double Click To][Close]:.
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Wednesday, April 27, 2011

Inilah Universitas Paling Mahal Di Indonesia Tahun 2011

Kriteria penilaian
  1. Asumsi total biaya selama 8-10 semester.
  2. Merupakan program S1 reguler, bukan international class.
  3. Bukan biaya sekolah kedokteran / kedokteran gigi / program studi bidang medis.
  4. Tidak mencakup biaya sumbangan sukarela, hanya murni biaya pendidikan.
  5. Total biaya ada 2, minimal dan maksimal, disebut termahal karena diurutkan dari total biaya minimal ke maksimal.
  6. Dibagi atas 3 kategori : Sangat mahal (minimal 100 juta atau lebih), Cukup mahal (80-100 juta atau lebih ) dan Relatif mahal (range biaya terlalu ekstrim, 50-100 juta atau lebih)



KATEGORI SANGAT MAHAL



1. President University


Rata-rata biaya kuliah : Rp 25.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 250.000.000

Berdiri tahun 2001. President University merupakan kampus bergaya internasional kedua di Indonesia. Tahun 2001 kampus ini merupakan sekolah tinggi teknik cikarang yang dimiliki oleh Jababeka Industry, namun perkembangannya membuat kampus ini menjadi universitas pada 2004. President University dikonsep oleh Bapak S. D. Darmono selaku Presiden Direktur PT Jababeka Tbk. dan Prof. Donald W. Watts selaku Presiden Universitas Bond (Queensland) dan Wakil Penasehat Universitas Curtin di Australia Barat.

sumber : www.president.ac.id


2. Swiss German University (SGU)


Rata-rata biaya kuliah : Rp 24.000.000 – 28.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 223.000.000 – 247.000.000

Berdiri tahun 2000. Kampus ini tadalah kampus bernuansa internasional pertama di Indonesia. Terletak di Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang. Terletak di suasana kompleks yang asri dan tenang membuat kampus ini terasa nyaman. Dari pengalamn saya dan rekan saya yang dulu pernah mendatangi kampus ini, saya banyak menemukan tenaga pengajar “bule” asli (berkulit putih) di kampus ini. Mungkin hal tersebut menjadi salah satu penyebab kampus ini mahal.

sumber : www.sgu.ac.id




3. Universitas Pelita Harapan (UPH)


Rata-rata biaya kuliah : Rp 9.000.000 – 15.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 130.000.000 – 200.000.000

Berdiri tahun 1996. Kampus yang terletak di Lippo Village Karawaci ini “disebut-sebut” memiliki kurikulum internasional dalam pengajarannya. Fasilitas adalah hal utama yang ditunjolkan dari kampus ini, seperti Sport Center, NBA Basketball Hall, Swimming Pool, Food Juction Square, bahkan Department Store juga tersedia di kampus ini. UPH kini diburu banyak calon mahasiswa karena status gengsi dan pamor. Untuk kualitas, UPH masih dalam tahap perkembangan.Setelah pamor kampus ini mencuat di dunia cetak maupun internet, selebriti mulai banyak kuliah dikampus ini, seperti Marcel Chandrawinata, Mishel Chandrawinata, Ben Kasyafani, Marshanda, dan lain-lain.

sumber : www.uph.edu



KATEGORI CUKUP MAHAL



4. Universitas Ciputra (UC)


Rata-rata biaya kuliah : Rp 9.000.000 – 16.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 83.000.000 – 160.000.000

Universitas ini terbilang baru berdiri yaitu tahun 2006 silam. Namun pendirinya adalah Ciputra, salah satu tokoh di bidang arsitektur dan properti. Kampus ini memiliki motto menghasilkan lulusan world class enterpreneur. Untuk dikota seperti surabaya, biaya kuliah di kampus ini tergolong sangat mahal, bahkan lebih mahal dari UPH Surabaya sekalipun.



5. Universitas Trisakti (Usakti)


Rata-rata biaya kuliah : Rp 9.000.000 – 12.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 90.000.000 – 120.000.000

Berdiri tahun 1965. Tentu anda sudah mengenal nama Trisakti. Kampus ini punya sejarah yang sudah lama. Terletak di kawasan grogol jakarta barat persis disebelah Universitas Tarumanagara. Sejak berdiri hingga tahun 1998 kampus ini menjadi primadona bagi calon mahasiswa karena difavoritkan. Akhirnya banyak juga anak-anak pejabat pemerintah yang menyekolahkan anaknya di Trisakti. Termasuk juga para selebriti Indonesia, seperti Nova Eliza, Bunga Citra Lestari, Imelda Therine, Christy Jusung, Zse Zse Shahab, Monita, Putri Titian, Nyctagina alias Jeng Kellin, dll. Namun setelah 1998, perkembangan Trisakti menurun diakibatkan banyaknya kampus baru yang bermunculan dengan tingkat persaingan yang ketat.

sumber : www.trisakti.ac.id



KATEGORI RELATIF MAHAL


6. Universitas Tarumanagara (UNTAR)


Rata-rata biaya kuliah : Rp 7.000.000 – 10.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 65.000.000 – 120.000.000

Berdiri tahun 1959. Inilah tetangganya Trisakti. Selain bertetangga, ternyata juga sama-sama tergologn mahal. Suasana gedung kampus ini jauh lebih rapi dan mewah dibanding Trisakti. Untar juga merupakan salah satu kampus yang dimiliki oleh Ciputra dibawah Yayasan Tarumagara. Kampus ini menjadi favorit nomor satu bagi etnis tionghoa di Indonesia.

sumber : www.untar.ac.id


7. Universitas Bina Nusantara (BINUS)


Rata-rata biaya kuliah : Rp 6.000.000 – 9.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 61.000.000 – 107.000.000

Berdiri tahun 1980. Pasti anda sudah familiar dengan nama Binus. Kampus yang terkenal dengan IT ini sangat populer belakangan ini, karena menjadi bahan perbincangan di dunia maya. Apalagi setelah nama Binus dimasukkan dalam peringkat situs kampus terbaik nomor 8 Se-indonesia tahun 2010 menurut webometrics. Bahkan Binus juga masuk 10 besar dalam 4icu (International College & University). Dulu biaya kuliah sangat murah, namun kini menanjak naik seiring popularitasnya. Binus juga memiliki memiliki 2 tipe kampus, Binus University di jakarta barat dan Binus International di senayan.

sumber : www.binus.ac.id


8. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ)


Rata-rata biaya kuliah : Rp 3.000.000 – 10.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 25.000.000 – 110.000.000

Berdiri tahun 1960. Kampus ini termasuk golongan relatif mahal, karena ada yang berbiaya sangat murah, namun ada yang sangat mahal. Atmajaya menjadi kampus favorit selain Trisakti dan Untar sejak dulu. Program studi favorit adalah Psikologi dan Kedokteran. Atmajaya adalah kampus swasta yang paling bersih dari gosip selama ini.

Monday, April 18, 2011

Mengenal Sosok Sosrobahu Penemu Jalan Layang Dari Indonesia Yang Temuannya Digunakan Di Seluruh Dunia

Apa itu Teknik Sosrobahu ?
Teknik Sosrobahu merupakan teknik konstruksi yang digunakan terutama untuk memutar bahu lengan beton jalan layang. Dengan teknik ini, lengan jalan layang diletakkan sejajar dengan jalan di bawahnya, dan kemudian diputar 90° sehingga pembangunannya tidak mengganggu arus lalu lintas di jalanan di bawahnya. Teknik ini dianggap sangat membantu dalam membuat jalan layang di kota-kota besar yang jelas memiliki kendala yakni terbatasnya ruang kota yang diberikan, terutama saat pengerjaan konstruksi serta kegiatan pembangunan infrastrukturnya tidak boleh mengganggu kegiatan masyarakat kota khususnya arus lalu-lintas dan kendaraan yang tidak mungkin dihentikan hanya karena alasan pembangunan jalan.

Siapa Penemu Teknik ini ?


Beliau adalah Ir. Tjokorda Raka Sukawati


Berikut profil beliau :
Lahir di Ubud Bali, 3 Mei 1931 adalah seorang insinyur Indonesia yang menemukan konstruksi Sosrobahu, yang memudahkan pembangunan jalan layang tanpa mengganggu arus lalu lintas pada saat pembangunannya. Tjokorda meraih gelar Insinyur bidang Teknik Sipil di Institut Teknologi Bandung 1962, dan memperoleh gelar Doktor dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta pada tahun 1996. Beliau meniti karier di PT. Hutama Karya yang bergerak dibidang jasa konstruksi dan infrasruktur, merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Departemen Pekerjaan Umum (PU). Ketika menggarap proyek jalan layang antara Cawang dengan Tanjung Priok di Jakarta itulah teknologi Sosrobahu ditemukan. Tjokorda Raka Sukawati, yang juga pendiri Fakultas Teknik Universitas Udayana sekarang telah pensiun dari PT. Hutama Karya, namun masih tetap berkarya bahkan menghasilkan teknologi sosrobahu versi kedua yang lebih unggul soal kepraktisan dibandingkan versi sebelumnya. Kini beliau tinggal di kampung halamannya di Ubud, Bali dengan mengajar di jenjang Pascasarjana Bidang Teknik Sipil Universitas Udayana.
Ternyata Orang Indonesia ya gan


Yang unik dari Beliau

Sebenarnya temuannya belum diuji secara khusus di laboratorium saat dipraktekkan. Namun ia merasa yakin temuannya bisa bekerja sesuai rumusan ilmiah yang ada. Bahkan sebelum temuannya dipraktekkan, beliau yang menganut agama Hindu yang taat itu menyempatkan diri bersembahyang di atas konstruksi itu. Ia terbilang nekad saat itu, dengan mengatakan bahwa ia bersedia mundur dari direktur PT. Hutama Karya kepada menteri Pekerjaan Umum saat itu, bila temuannya itu ternyata tidak bisa bekerja. Namun ternyata temuan Sosrobahu itu dapat bekerja sebagaimana mestinya tanpa kurang suatu apa pun.



Dia mengatakan bahwa temuan itu 80% atas kehendak Tuhan yang Maha Kuasa. Bahkan angka tekanan 78 kg/cm² yang ditetapkan dalam teknologi temuannya itu, sebenarnya angka misterius bagi beliau, entah dari mana saat itu beliau menetapkan angka wangsit itu, tetapi berhasil bahkan para insinyur Amerika Serikat yang mengerjakan jalan layang di Seattle begitu taat dengan ketetapan 78 kg/cm² itu. Belakangan, setelah diketahui di laboratorium yang kemudian dibangunnya sendiri itu, didapatkan hasil perhitungan berupa ketetapan sebesar 78,05 kg/cm². Persis sama dengan ketetapan angka wangsit tadi.


Apa yang Melatarbelakangi beliau menemukan Sosrobahu ?

Pada tahun 1980-an, Jakarta yang memang sudah mengalami kendala kemacetan lalu lintas, banyak membangun jalan layang sebagai salah satu solusi meningkatkan infrastruktur lalu-lintas. Sebagai kontraktor saat itu, PT. Hutama Karya mendapatkan order membangun jalan raya di atas jalan by pass A. Yani di mana pembangunannya harus memastikan bahwa jalan itu harus tetap berfungsi.

Dengan permasalahan tersebut, para direksi Hutama Karya berdiskusi setelah mendapatkan order membangun jalan layang antara Cawang sampai Tanjung Priok sekitar tahun 1987. Persoalan rumit diurai, yang diperlukan untuk menyangga badan jalan itu adalah deretan tiang beton, satu-sama lain berjarak 30 meter, di atasnya membentang tiang beton selebar 22 meter. Batang vertikalnya (pier shaft) berbentuk segi enam bergaris tengah 4 meter, berdiri di jalur hijau. Hal ini tidak sulit, yang merepotkon adalah mengecor lengannya (pier head). Jika dengan cara konvensional, yang dilakukan adalah memasang besi penyangga (bekesting) di bawah bentangan lengan itu, tetapi bekesting itu akan menyumbat jalan raya di bawahnya. Cara lain adalah dengan bekesting gantung tetapi membutuhkan biaya lebih mahal.

Di tengah masalah itu, Ir. Tjokorda Raka Sukawati mengajukan gagasan dengan membangun tiangnya dulu dan kemudian mengecor lengannya dalam posisi sejajar dengan jalur hijau, setelah itu diputar membentuk bahu. Hanya saja kendalanya adalah bagaimana cara memutarnya karena lengan itu nantinya seberat 480 ton.

Terinspirasi Dongkrak Hidrolik Mobil

Ketika Tjokorda memperbaiki kendaraannya, hidung mobil Mercedes buatan 1974-nya diangkat dengan dongkrak sehingga dua roda belakang bertumpu di lantai yang licin karena ceceran tumpahan oli secara tidak sengaja. Begitu mobil itu tersentuh, badan mobil berputar dengan sumbu batang dongkrak. Satu hal yang ia catat, dalam ilmu fisika dengan meniadakan gaya geseknya, benda seberat apa pun akan mudah digeser. Kejadian tadi memberikan inspirasi bahwa pompa hidrolik bisa dipakai untuk mengangkat benda berat dan bila bertumpu pada permukaan yang licin, benda tersebut mudah digeser. Bayangan Tjokorda adalah menggeser lengan beton seberat 480 ton itu. Kemudian Tjokorda membuat percobaan dengan membuat silinder bergaris tengah 20 cm yang dibuat sebagai dongkrak hidrolik dan ditindih beban beton seberat 80 ton. Hasilnya bisa diangkat dan dapat berputar sedikit tetapi tidak bisa turun ketika dilepas. Ternyata dongkrak miring posisinya. Tjokorda kemudian menyempurnakannya, posisinya ditentukan persis di titik berat lengan beton di atasnya. Untuk membuat rancangan yang pas, dasar utama Hukum Pascal yang menyatakan: "Bila zat cair pada ruang tertutup diberikan tekanan, maka tekanan akan diteruskan segala arah"


Uji coba langsung di lapangan


Secara teknik penemuan itu belum diuji coba karena waktu yang terbatas, namun ia yakin temuannya itu bisa bekerja. Tjokorda bahkan berani bertanggungjawab bila lengan beton jalan layang itu tidak bisa berputar. Pada tanggal 27 Juli 1988 pukul 10 malam waktu setempat (Jakarta), pompa hidrolik dioperasikan hingga titik tekan 78 kg/cm2. Lengan pier head itu, meskipun bekesting-nya telah dilepas, mengambang di atas atap pier shaft lalu dengan dorongan ringan sedikit saja, lengan beton raksasa itu berputar 90 derajat. Ketika pier shaft itu sudah dalam posisi sempurna, secara perlahan minyak dipompa keluar dan lengan beton itumerapat ke tiangnya. Sistem LPBH itu dimatikan sehingga perlu alat berat untuk menggesernya. Namun demikian karena khawatir kontruksi itu bergeser, Tjokorda memancang delapan batang besi berdiameter 3,6 cm untuk memaku pier head ke pier shaft lewat lubang yang telah disiapkan. Kemudian satu demi satu alat LBPH itu diterapkan pada kontruksi beton lengan jembatan layang yang lain.
Teknisnya kira-kira kayak gini gan

Teknis 1:


1. Bangun tiang jalan

Teknis 2:



2. Lengan beton jalan dibangun di antara dua jalur jalan, sejajar dengan jalanan yang padat di bawahnya.

Teknis 3:



3. Lengan beton jalan diputar 90 derajat. Jalan layang pun kemudian dibangun di atas lengan ini.

Penamaan Sosrobahu dan Pemberian Paten


Pada pemasangan ke-85, awal November 1989, Presiden Soeharto ikut menyaksikannya dan memberi nama teknologi itu Sosrobahu yang diambil dari nama tokoh cerita sisipan Mahabharata. Sejak itu LBPH tersebut dikenal sebagai Teknologi Sosrobahu.

Temuan Tjokorda digunakan insinyur Amerika Serikat dalam membangun jembatan di Seattle. Mereka bahkan patuh pada tekanan minyak 78 kg/cm2 yang menurut Tjokorda adalah misteri ketika menemukan alat LBPH Sosrobahu itu. Tjokorda kemudian membangun laboratorium sendiri dan melakukan penelitian dan hasilnya berupa perhitungan susulan dengan angka teknis tekanan 78,05 kg/cm2, nyaris persis sama dengan angka wangsit yang diperolehnya sebelum itu.


Hak Paten

Hak paten yang diterima adalah dari pemerintah Jepang, Malaysia, Filipina. Dari Indonesia, Dirjen Hak Cipta Paten dan Merek mengeluarkan patennya pada tahun 1995 sedangkan Jepang memberinya pada tahun 1992. Saat ini teknologi Sosrobahu sudah diekspor ke Filipina, Malaysia, Thailand dan Singapura. Salah satu jalan layang terpanjang di Metro Manila, yakni ruas Vilamore-Bicutan adalah buah karya teknik ciptaan Tjokorda. Di Filipina teknologi Sosrobahu diterapkan untuk 298 tiang jalan. Sedangkan di Kuala Lumpur sebanyak 135. Saat teknologi Sosrobahu diterapkan di Filipina, Presiden Filipina Fidel Ramos berujar, "Inilah temuan Indonesia, sekaligus buah ciptaan putra ASEAN". Sementara Korea Selatan masih bersikeras ingin membeli hak patennya.

Sosrobahu versi kedua


Teknologi Sosrobahu ini dikembangkan menjadi versi ke-2. Bila pada versi pertama memakai angker (jangkar) baja yang disusupkan ke beton, versi keduanya hanya memasang kupingan yang berlubang di tengah. Lebih sederhana dan bahkan hanya memerlukan waktu kurang lebih 45 menit dibandingkan dengan yang pertama membutuhkan waktu dua hari. Dalam hitungan eksak, konstruksi Sosrobahu akan bertahan hingga 100 tahun (1 abad)

Menurut Dr. Drajat Hoedajanto pakar struktur dari Institut Teknologi Bandung, Sosrobahu pada dasarnya hanya metode sangat sederhana untuk pelaksanaannya (memutar bahu lengan beton jalan layang). Sistem ini cocok dipakai pada elevated toll road (jalan tol layang dalam kota) yang biasanya mengalami kendala lalu lintas dibawahnya yang pada. Sosrobahu terbukti bermanfaat dalam proses pembangunan jalan layang, sangat aplikatif, teruji baik teknis dan ekonomis.

Wednesday, April 13, 2011

Dosen Sewa Penari Bugil Demi Pemahaman Mahasiswa

Ilustrasi. (Foto : Visualphotos)

Seorang profesor di Amerika Serikat membuat sensasi lantaran menyewa striptis dalam kelasnya. Profesor bernama Jack Rappoport dari La Salle University, Philadelphia ini berniat mengilustrasikan bagaimana Platonic (tipe cinta tanpa ketertarikan fisik atau hubungan seksual) dan etika Hegel (Hegelian) bisa diterapkan dalam bisnis.

Di harian Philadelphia City Paper, para mahasiswa menjelaskan yang terjadi dalam kelas ini. Kegiatan ini merupakan simposium di mana Rappoport merupakan pengajarnya.

Dengan biaya pendaftaran sebesar USD150 atau setara Rp1,2 juta (Rp8647.5 per USD), mahasiswa akan memperoleh kredit (SKS) di College of Professional and Continuing Studies serta SKS tambahan untuk kelas School of Business sang profesor.

Tujuan dari simposium ini adalah menerapkan Platonis dan etika Hegel dalam bisnis. Sebagai bagian dari kuliah, ada tiga penari yang disewa sang profesor. Mereka mengenakan bikini dan atau rok mini serta sepatu hak tinggi. Para penari ini sudah ada sebelum 30 mahasiswa (dua di antaranya adalah perempuan) masuk kelas.

Selama kelas berlangsung, para penari melakukan tarian pangkuan, yang biasa mereka lakukan saat bekerja, kepada mahasiswa yang bersedia dan juga kepada Rappaport.

Namun saat kelas berlangsung selama 45 menit, Dekan School of Business Paul Brazina masuk. Atas insiden ini, pihak universitas menyatakan akan melakukan investigasi penuh dan Rappaport pun diskors. Seperti dikutip dari Huffingtonpost, Rabu (13/4/2011).

Rappoport memiliki catatan pernah mencampurkan kepentingan di luar pelajaran dengan kegiatan akademis. Pada situs RateMyProfessors.com, seorang mahasiswa menulis pada 2004, Rappoport merupakan pengajar yang mudah memberikan nilai A. “Pria yang sangat aneh. Penggila judi, balap kuda dan strip. Kerap berbicara tentang hal-hal tadi sepanjang waktu.” Sumber

Sunday, March 27, 2011

OMG, LOL Masuk dalam Kamus Bahasa Inggris!

Setelah istilah Googling (mencari lewat mesin telusur Google) masuk ke dalam kamus, beberapa istilah internet lain baru-baru ini secara resmi juga diakui Bahasa Inggris baku.
Kamus Bahasa Inggris Oxford (OED) telah memasukkan beberapa istilah internet seperti LOL (laugh out loud - tertawa terbahak-bahak) OMG (oh my God - oh Tuhan), dan FYI (for your information - sebagai informasi). 

Menurut OED, keputusan untuk memasukkan beberapa istilah singkatan ini karena singkatan-singkatan ini penting untuk diperhatikan, dan tidak bisa dipisahkan dengan bahasa komunikasi elektronik. 

"Tentu saja bahasa singkatan lebih cepat daripada bentuk lengkapnya. Dalam hal ini pesan SMS, Twitter, dan sebangsanya membantu seseorang untuk menyampaikan hal lebih efisien, di mana terdapat batasan jumlah karakter dalam sebuah pesan," tulis Oxford dalam laman resminya.

Ketiga istilah singkatan baru itu bergabung dengan istilah-istilah lain yang sebelumnya telah diakui, seperti IMHO (in my humble opinion - menurut opini saya), TMI (too much information - terlalu banyak informasi), dan BFF (best friend forever - sahabat selamanya).
Singkatan-singkatan baru ini juga menjadi bentuk lain dari ekspresi yang berhubungan dengan kemajuan teknologi. Namun para peneliti dari Oxford ternyata juga menemukan bahwa singkatan-singkatan baru itu, sudah ada sejak lama.

Misalnya saja, singkatan OMG yang telah muncul dalam bentuk surat sejak 1917, dengan arti dan makna yang sama. Sementara singkatan LOL sudah ada sejak tahun 1960-an namun dengan makna berbeda, yakni merupakan kependekan dari little old lady. Sumber

Tuesday, March 22, 2011

5 Temuan Thomas Edison yang Belum Terungkap

Bila Anda lihat tema Google Doodle(logo Google) hari ini, maka Anda akan mendapati bahwa hari ini adalah hari ulang tahun Thomas Alva Edison yang ke-164.
Lahir di Ohio pada 1847, Edison adalah seorang pengusaha sekaligus ilmuwan dan penemu besar Amerika Serikat yang memiliki begitu banyak hasil penelitian. Ia juga pendiri 14 perusahaan termasuk General Electric. 
Edison telah mematenkan lebih dari 1000 penemuannya di AS.  Hasil penelitian besarnya meliputi lampu bohlam, ponograf (gramofon), kamera bergerak, dan dinamo. 
Namun, ada pula penemuan-penemuan yang tak terungkap oleh publik. Situs  Gearlog mencatat setidaknya ada lima penemuan Edison yang belum begitu banyak diketahui orang.

1. Mesin suara (1868)

edison vote recorder.jpgJauh sebelum Amerika menggunakan mesin diebold untuk penghitungan suara, Edison sudah menawarkan alat hasil temuannya bernama Vote Recorder. Alat ini menghitung suara dengan model pertanyaan Ya atau Tidak.
Sayangnya, mesin penghitung suara ini memiliki waktu proses yang lambat. Sampai-sampai salah seorang Ketua Komite Kongres berkata, "Bila ada sebuah penemuan di bumi ini yang tidak kita inginkan, mesin inilah dia," katanya.

2. Boneka Bicara (1877)
edison talking doll.jpgTak hanya menemukan fonograf, Edison juga membesut sebuah versi miniatur dari pemutar musik itu, yang kemudian ditempatkan di dalam sebuah boneka.
Fonograf itu kemudian bisa memainkan rekaman sajak untuk anak-anak, sehingga boneka itu seolah-olah berbicara.








3. Baterai untuk Mobil Listrik (1880)
Saat Edison memperkenalkan baterai nikel-besi, ia kemudian memimpikan untuk membuat mobil listrik. Beberapa pembuat mobil seperti Detroit Electric dan Baker Electric, kemudian mengadopsi teknologi yang diperkenalkan Edison itu.
edison car.jpg













Namun, belakangan dalam sebuah pesta makan malam, Henry Ford memberikan sebuah catatan kecil kepada Edison berbunyi "Mobil listrik telah mati." Setelah itu, perkataan itu terbukti kebenarannya. Mimpi Edison tak pernah kesampaian.

4. Film Frankenstein (1910)
1910frankenstein.jpg













Pada 1891 Edison mematenkan kamera film pertama yang dinamakan Kinematograph. Pada 1910, perusahaannya, Edison Manufacturing Company Studio, membuat film Frankenstein , sebuah film yang ia adaptasi dari novel horor klasik karya Mary Shelley.

5. Telepon untuk Arwah (1920)
Temuan ini adalah salah satu subyek yang masih terus diperdebatkan. Edison sempat memberitahukan kepada beberapa media tentang upayanya untuk menemukan cara untuk menelepon orang yang telah meninggal dunia.
seance-berlin-1930s.jpg













Pada 1921 ia mengklarifikasi hal itu dengan mengatakan kepada New York Times, bahwa penemuannya itu bisa mendeteksi unit kehidupan yang di antara yang mati. Namun, banyak yang mengatakan bahwa Edison gagal total dalam upayanya kali ini. Bila alat ini sudah berhasil ditemukan, mungkin saja yang akan ditelepon paling dulu adalah arwah Edison sendiri. Sumber

Sunday, March 20, 2011

Ini Dia Rekaman Supermoon dari Jogja

Fenomena Supermoon yang membuat orang di berbagai belahan dunia menanti ternyata juga tak ingin dilewatkan oleh Mutoha Arkanuddin dari Jogja Astro Club (JAC). Ia mengamati dan merekam fenomena tersebut dari markas JAC di Gejayan, Yogyakarta dengan menggunakan teleskop. 

Hasil rekaman dipublishnya dalam akun Facebook-nya. Ia mengatakan, "Sebenarnya ini fenomena alam biasa. Kalau dilihat dengan mata telanjang juga tidak akan ada bedanya. Itu mirip seperti membedakan celana ukuran 34 dan 36, kalau tidak dekat melihatnya juga nggak akan kelihatan." 

Sebenarnya ia merencanakan untuk menggelar public viewing bersama anggota JAC dan masyarakat. Sayangnya, seperti yang terjadi di Jakarta, Yogyakarta pun dilanda hujan lebat disertai petir. Akhirnya, rencana tersebut pun batal dan akhirnya ia melakukan pengamatan sendirian. 

"Akhirnya saya pengamatan sendiri jam 2. Sempat saya rekam juga," katanya. Ketika menggunakan teleskop, perbedaan ukuran barulah terlihat. Menurut publikasi NASA, ukuran Bulan saat perigee (di titik terdekat dari Bumi) hanya 14% lebih besar dibandingkan saat apogee (di titik terjauh dari Bumi). 

Mutoha mengatakan, hasil foto dan rekaman yang diambil semalam bisa menjadi bukti otentik ukuran Bulan saat perigee. "Nanti akan kita ambil juga pada saat apogee. Dengan fotometri nanti kita bisa bandingkan ukurannya," kata Mutoha saat dihubungi via telepon hari ini (20/3/11). 

Meski semalam merupakan Purnama dan perigee, tak berarti permukaan Bulan tampak lebih jelas. "Justru purnama adalah saat paling tidak bagus untuk observasi. Kawah Bulan justru sulit terlihat," ungkapnya. Jadi, dengan teleskop sekalipun, yang bisa dinikmati hanya ukurannya yang lebih besar. 

Meski merupakan fenomena biasa, Mutoha mengatakan bahwa Supermoon bisa menjadikan astronomi semakin banyak peminatnya. Bagi yang tak sempat menyaksikannya, berikut merupakan hasil rekaman Mutoha. Karena cuaca sedang tak baik, maka sesekali Bulan tampak tertutup awan tipis.
http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com
http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com



Monday, March 14, 2011

10 SAINS Yang Selama Ini Orang Salah Persepsi

Ada beberapa kesalahapahaman dalam implementasi ilmu pengetahuan di publik yang perlu untuk dikoreksi kebenarannya. Berikut ada kira-kira 10 miskonsepsi tentang sains yang beredar di masyarakat.

1. Water IS blue, not just because of the sky
(Air bewarna biru tidak dikarenakan hanya refleksi dari langit)
Banyak yang percaya bahwa danau dan laut berwarna biru "Hanya" karena mereka merefleksikan langit biru. Sebenarnya air tampak biru karena mereka benar-benar biru. Molekul air menyerap cahaya, dan mereka menyerap frekuensi warna merah lebih banyak dibandingkan frekuensi biru, sehingga frekuensi biru tampak dipermukaan. Efek nya kecil, jadi warna biru menjadi terlihat lebih jelas saat mengamati lapisan air yang cukup padat atau dalam. Di air asin atau mata air mineral, warna dari peluruhan mineral dapat terlihat.

Perefleksian warna langit juga memberikan peran untuk warna biru lautan, tetapi hanya saat permukaan air yang sangat tenang dan hanya saat air diamati dengan kesudutan yang kecil sekitar 10 derajat.

2. Electricity does NOT travel at the speed of light
(Electrik/listrik tidak bergerak pada kecepatan cahaya)
Banyak buku pelajaran mengklaim bahwa electricity (elektron) berjalan melalui arus kabel pada kecepatan cahaya. Faktanya adalah, energi dari elektriklah yang mengalir secara cepat (yang tetap lebih lambat dari kecepatan cahaya). Elektron, yang mempunyai massa, dapat bergerak pada kecepatan cahaya dengan menggunakan teori relativitas. Kecepatan dari muatan listrik dalam arus elektrik sangat lambat, sekitar beberapa centimeter per jam. Di tempat dimana arus elektrik dapat terlihat, seperti di dalam electrophoresis, pergerakan lambat dari pembawa muatan dapat dilihat langsung.

3. Seasons are NOT the same length
(Musim dianggap mempunyai periode waktu yang sama)
Dikarenakan bumi bergerak cepat di orbitnya saat mendekati matahari, musim panas di bagian selatan bumi/musim dingin di bagian utara bumi adalah musim terpendek waktunya, dengan musim panas di utara atau musim dingin di selatan terlama. Tetapi, perbedaannya hanya terasa beberapa hari saja, sementara di Mars dengan orbitnya yang eksentric, perbedaannya terasa besar.

4. You WON'T get a cold just from low temperature
(Kau tidak akan mendapatkan Flu hanya karena udara dingin)
Telah menjadi miskonsepsi yang meluas di publik bahwa flu biasa dapat disebabkan oleh cuaca dingin. Realitasnya, flu biasa disebabkan oleh virus dan tidak ada hubungannya dengan temperatur yang rendah/dingin.

5. Saturn is NOT the only planet with rings
(Saturnus bukan satu-satunya planet yang mempunyai cincin)
Jupiter, Uranus, dan Neptunus juga mempunyai cincin di sekitarnya, meski cincin yang berada di Saturnus adalah yang paling jelas dan mudah dilihat.

6. Meteors are NOT hot when they land on Earth
(Meteor tidak panas ketika mendarat di bumi)
Saat meteor mendarat di bumi, biasanya meteor tersebut tidak panas seperti kebanyakan meteor di film-film Hollywood. Biasanya hanya hangat. Kecepatan meteor cukup untuk melumerkan permukaan terluarnya, tetapi material yang lumer dengan cepat terpisah, dan interior dari meteor tidak mempunyai waktu untuk memanas karena batu merupakan konduktor panas yang buruk.

7. Clouds do NOT form because of the air's temperature
(Awan tidak terbentuk karena pengaruh temperatur udara)
Merupakan pengetahuan yang salah bahwa awan terbentuk karena udara dingin "menampung" lebih sedikit uap air dari udara hangat. Udara tidak mempunyai kapasitas untuk menampung uap air. Hanya temperatur dari air sendiri (dan sekitarnya) yang menyebabkan kelembapan, proses kondensasi, dan kemudian pembentukan awan.

8. People DID know earth was not flat before Columbus
(Orang-orang sudah tahu bumi itu tidak datar sebelum Columbus)
Beberapa percaya bahwa Christopher Columbus mempunyai kesusahan dalam menerima dukungan karena orang-orang eropa percaya bahwa bumi itu datar. Faktanya, para pelaut dan navigator pada saat itu tahu bahwa bumi itu bulat, tetapi (pengetahuan benar) tidak setuju dengan estimasi dari Columbus mengenai jarak ke India. Jika Amerika tidak ada, dan Columbus meneruskan perjalannya ke India yang sebenarnya, dia tidak akan dapat bertahan lama untuk mencapainya.

9. The Great Wall of China is NOT particularly visible from space
(Tembok Besar China tidak terlihat dari ruang angkasa)
Pada saat di orbit yang rendah, Tembok Besar China dapat dilihat dari luar angkasa tetapi tidak seunik dari yang digembor-gemborkan. Dari orbit bumi yang rendah, banyak objek artifisial dapat terlihat di bumi, tidak hanya Tembok Besar China. Jalan raya, kapal di lautan, bendungan, rel kereta api, kota, persawahan, dan beberapa gedung.

Seperti yang telah diklaim bahwa Tembok Besar China adalah objek buatan manusia yang terlihat di Bulan, Astronot Apollo telah melaporkan bahwa mereka tidak melihat objek buatan manusia apapun dari bulan.

10. There is NO "dark side" of the Moon
(Tidak ada sisi gelap (yang selalu gelap) dari bulan)
Bulan dalam orbit sinkronis (synchronous orbit), ini berarti, bulan menmbutuhkan waktu yang tepat sama untuk berotasi satu kali terhadap sumbunya dengan rotasi terhadap bumi. Jadi bulan mempunyai sisi jauh/belakang/gelap/luar, karena selalu memberikan bagian permukaan yang sama ke bumi ketika berotasi. Saat bulan diperkirakan berada di antara Matahari dan Bumi, itu dalah waktu "siang" di bagian sisi jauh/luar/belakang bulan dan waktu malam untuk sisi bagian yang menghadap ke bumi. Saat Bumi di antara matahari dan Bulan, bagian yang jauh mengalami waktu "malam" dan "waktu siang" untuk bagian yang menghadap bumi. Sumber