.:[Double Click To][Close]:.
Showing posts with label Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Bisnis. Show all posts

Saturday, April 16, 2011

7 Kiat Meraup Untung dari Investasi Emas

Investasi emas menawarkan cara yang sangat baik bagi investor untuk menyimpan kekayaan saat ekonomi sulit. Logam emas jauh lebih stabil dibandingkan dengan investasi jenis lain.

Saat ini harga emas tengah melonjak menyusul kekhawatiran investor terhadap perekonomian Amerika Serikat. Permintaan emas terus meningkat karena investor lebih percaya diri memegang emas daripada uang tunai.

Lihat saja, dalam satu tahun terakhir, harga emas melambung hingga 30 persen. Pada September 2009, harga emas masih di bawah US$1000 per ons (28,35 gram), saat ini telah mendekati US$1.300. Bahkan ini merupakan angka tertinggi sepanjang masa.

Connell Shaun, blogger yang juga investor keuangan menulis tujuh cara berinvestasi di logam mulia ini. Tulisan ini dipublikasikanDoughRoller.net,  situs perusahaan manajemen investasi dan keuangan di Amerika Serikat. Mengacu artikel tersebut, berikut  diformulasikan kembali tips investasi emas disesuaikan dengan kondisi di Indonesia. 

1. Emas batangan

Investor yang berinvestasi emas akan memilih emas batangan. Emas batangan dianggap sah bila kemurniannya mencapai 22-24 karat. Di Indonesia, emas batangan bisa dibeli di PT Aneka Tambang Tbk divisi Logam Mulia maupun di Perum Pegadaian. Anda bisa bertransaksi online melalui logammulia.com atau menghubungi nomor telepon 021-299 80 900.

Emas batangan terdiri dari bermacam ukuran, mulai dari 25 gram, 50 gram, 100 gram, dan 1 kilogram. Emas dalam bentuk ini sangat cocok untuk sarana Investasi. Di mana pun kapan pun kita ingin menjualnya, nilainya tetap mengikuti standar international.

2. Emas simpananAnda mungkin tidak ingin menyimpan emas fisik di rumah karena risiko pencurian. Karena alasan ini, emas bisa disimpan di safety box di bank maupun yang lain. Atau bila Anda melihat bullionvault.com, perusahaan ini menyediakan transaksi emas sekaligus menyimpannya. 

3. Reksa dana emas
Reksa dana emas merupakan cara lain untuk berinvestasi di logam mulia ini. Anda tak perlu benar-benar memegang fisik emas, tapi Anda bisa mengambil manfaatnya.

Reksa dana emas biasanya tidak hanya ditanamkan pada perdagangan emas fisik, tetapi juga melibatkan transaksi saham perusahaan-perusahaan tambang emas. Sebelum menentukan investasi di reksa dana ini, biaya pengelolaan, beban dana, dan nilai aktiva bersih harus dipertimbangkan.
Konsultasikan dulu dengan penasihat keuangan penyedia reksa dana. Reksa dana emas mungkin akan memberikan kestabilan dalam investasi Anda, tapi emas fisik jauh lebih stabil. Namun, di Indonesia, reksa dana emas tampaknya belum cukup populer. 

4. Saham pertambangan emas Investor yang ingin berinvestasi emas tanpa memiliki fisik logam juga dapat memilih jenis ini. Anda bisa membeli saham pada perusahaan pertambangan emas. Investor mengharapkan harga saham perusahaan pertambangan emas naik karena harga emas naik. Namun, dua peristiwa ini tidak selalu kongruen. 

Investor dapat menentukan keberhasilan saham dengan memeriksa biaya biaya produksi emas versus harga emas. Jika harga emas adalah US$700 per ons dan biaya untuk memproduksi emas adalah US$300, maka profit margin tambang emas adalah US$400. 

Jika harga emas meningkat 10 persen, akan ada peningkatan laba tambang emas itu sekitar 20 persen. Sebaliknya, penurunan harga juga akan menghasilkan penurunan 20 persen. Karena itu, beberapa perusahaan pertambangan emas melindungi investasi mereka dengan lindung nilai harga emas 18 bulan ke depan. Di Indonesia, salah satu emiten di tambang emas adalah PT Aneka Tambang Tbk. 

5. ETF emasExchange Traded Fund (ETF) merupakan reksa dana yang diperdagangkan di bursa efek. Anda bisa melakukan transaksi ini dengan reksa dana yang berbasis emas. Sayangnya investasi ETF di Indonesia belum berjalan baik.

6. Emas berjangka Emas berjangka merupakan cara lain berinvestasi emas tanpa memiliki fisik emas. Jual beli emas membutuhkan kontrak dengan jangka tertentu. Harganya juga dinyatakan dalam kontrak. Jika harga emas pada tanggal kontrak lebih tinggi dari harga emas saat kontrak dibuat, maka investor akan menghasilkan keuntungan. Namun, jika harga lebih rendah, investor akan rugi.

Berinvestasi dalam emas berjangka mungkin merupakan investasi yang berisiko, karena investor harus memprediksi gerak harga emas ke depan. 

7. Perhiasan dan koin emasKoin emas, terutama yang langka, sangat bernilai dalam investasi. Ini bukan hanya karena nilai emasnya tetapi juga karena nilai kelangkaan. Sedangkan perhiasan emas adalah cara umum investasi di logam ini. Perhiasan emas bisa Anda pilih sekaligus sebagai investasi dan gaya hidup.

Sayangnya keuntungan investasi ini sangat sedikit. Sebab ketika Anda membeli perhiasan, uang yang Anda bayarkan terdiri untuk harga emasnya, ongkos pembuatan, desain, dan merk. Sedangkan bila dijual, Anda hanya mendapatkan nilai emasnya saja.  

Sunday, April 3, 2011

Pemilik Facebook Beli Rumah Rp 870 Miliar

Miliuner Rusia, Yuri Milner, membeli sebuah rumah seharga US$ 100 juta (Rp 870 milir) di California. Banyak pialang rumah yang yakin rumah tersebut adalah rumah termahal di Amerika Serikat saat ini.
Milner adalah investor yang menguasai saham Facebook, Zynga, dan Groupon melalui Digital Sky Technology Global.
Harian San Jose Mercury News melaporkan hari ini, harga pembelian rumah mewah itu dihitung berdasarkan dokumen pembayaran pajak yang dicatat oleh Santa Clara County Assessor Office.
Susan Lowe dari Chase International, yang menangani penjualan properti mengatakan harga itu adalah rekor untuk penjualan sebuah rumah di Negeri Abang Sam.

“Memang pernah ada penjualan tanah seluas 40 akre di Hamptons tahun 2007 senilai US$ 103 juta. Tapi itu hanya tanah, tidak ada rumah di atasnya,” kata dia.

Pemilik rumah ini adalah Fred and Annie Chan asal Hawaii. Rumah terdiri dari dua ruang makan, satu ballroom, ruang keluarga, ruang permainan, ruang keamanan, kamar pembantu, fasilitas sauna dan spa, kolam renang, garasi, dan lapangan tenis. Sumber

Saturday, March 26, 2011

Top 10 Most Valuable Global Brands

No.1 Google
Google was started in January 1996, as a research project by Larry Page and Sergey Brin, Ph.D. students of Stanford University. Initially, this search engine ran with the domain google.stanford.edu but due to its groundbreaking success, the domain name Google was registered on September 15, 1997 and finally on September 4, 1998, Google Inc.
Brand Value    : 44,294 USD $ Millions
Market Cap    : 143,016 USD $ Millions
Rank in 2010  : 2 nd place

No.2 Microsoft
Brand Value : 42,805  USD $ Millions
Market Cap : 165,724 USD $ Millions

Rank in 2010 : 5 th Place

No. 3 Walmart
Brand Value : 36,220 USD $ Millions
Market Cap : 154,324 USD $ Millions

Rank in 2010 : 1 st Place 

No.4 IBM
Brand Value : 36,157 USD $ Millions
Market Cap : 189,717 USD $ Millions

Rank in 2010 : 4 th Place

No.5 Vodafone
Brand Value : 30,674  USD $ Millions

Market Cap : 192,455 USD $ Millions

Rank in 2010 : 7 th Place 

No.6 Bank of America
Brand Value : 30,619 USD $ Millions
Market Cap : 120,195 USD $ Millions

Rank in 2010 : 12 th Place 

No. 7 GE 
Brand Value : 30,504 USD $ Millions
Market Cap : 475,066 USD $ Millions
Rank in 2010 : 6 th Place 

No.8 Apple
Brand Value : 29,543 USD $ Millions
Market Cap : 244,381 USD $ Millions

Rank in 2010 : 20 th Place 

No.9 Wells Fargo
Brand Value : 28,944 USD $ Millions
Market Cap : 136,069 USD $ Millions

Rank in 2010 : 15 th Place 

No.10 AT&T 
Brand Value : 28,884 USD $ Millions

Market Cap : 235,987 USD $ Millions

Rank in 2010 : 11 th Place 

Wednesday, December 29, 2010

Cara Beriklan Di Internet

Beriklan adalah salah satu cara produsen dalam memperkenalkan produk baru berupa barang atau jasa mereka kepada konsumen. Dengan beriklan maka hubungan antara perusahaan dengan konsumen akan semakin dekat. Untuk itulah pihak manajemen pemilik barang atau jasa akan menggunakan beberapa media untuk memperkenalkan produk yang mereka miliki atau yang baru saja mereka rilis. Dan dengan perkembangan